-->

Sedih! Bek Cardiff City Sol Bamba Terserang Kanker

 

Sedih! Bek Cardiff City Sol Bamba Terserang Kanker

SprayGoal.com - Bek Cardiff City Sol Bamba sedang dirawat sebab kanker, seperti dikutip di situs remis club itu.


Pemain internasional Pantai Gading berumur 35 tahun itu sudah didiagnosa dengan limfoma Non-Hodgkin dan sedang jalani kemoterapi.


"Sol sudah mengawali pertarungannya dengan semangat yang umumnya positif dan terus akan jadi sisi integral dari keluarga Bluebirds," kata petinggi Bluebirds.


Bamba tergabung dengan Cardiff pada Oktober 2016 di bawah mantan manager Neil Warnock.


National Health Servis Wales menerangkan penyakitnya sebagai "semacam kanker yang berkembang dalam mekanisme limfatik, jaringan pembuluh dan kelenjar menebar ke semua badan Anda.


"Mekanisme limfatik ialah sisi dari mekanisme kekebalan Anda".


Situs The Bluebirds juga menjelaskan Bamba "secara universal dikagumi oleh rekanan satu team, staff, dan simpatisan di ibukota Welsh".


Pengakuan club menambah: "Sepanjang perawatan Sol akan memberikan dukungan rekanan satu teamnya di laga dan pemain muda di Sekolah tinggi, sama siapa ia akan meneruskan peningkatan pelatihannya.


"Sesaat kami minta privasi untuk dia dan keluarganya sekarang ini, pesan suport untuk diteruskan ke Sol bisa dikirimkan ke email club@cardiffcityfc.co.uk."


"Kami seluruh bersamamu Sol." sambungnya.


Karier Bamba

Bamba menolong Cardiff memenangi promo ke Liga Premier pada 2018 dan sudah membuat lebih dari 100 performa untuk club itu.


Eks pemain PSG sudah jadi anggota tim yang paling terkenal, walau musim ini dia terbatasi cuman untuk lima performa sebagai pemain pengganti di Championship dan satu laga di Piala Liga.


Ia ialah pemain yang banyak berpergian ke banyak klub seperti di Dunfermline, Hibernian, Leicester City, Trazbonspor dan club Italia Palermo dan Leeds United.


Bamba kelahiran Prancis sudah bermain 46 kali untuk Pantai Gading, terhitung performa Piala Dunia dan adalah bagian dari tim Piala Afrika saat mereka jadi runner-up di tahun 2012.

LihatTutupKomentar